Langkah Awal Menghadapi Sengketa Perdata
Isu praktis: sengketa perdata biasanya berangkat dari wanprestasi, perbuatan melawan hukum, kepemilikan, utang piutang, atau kerugian komersial. Kesalahan awal yang sering terjadi adalah mengirim pesan emosional tanpa menata bukti.
Dasar hukum: prinsip perikatan dan pembuktian perdata harus dibaca bersama dokumen yang mengikat para pihak, termasuk kontrak, kuitansi, invoice, korespondensi, dan bukti pelaksanaan.
Langkah utama: susun kronologi tanggal, petakan pihak, kumpulkan bukti asli, hitung kerugian, identifikasi tuntutan, lalu tentukan negosiasi, somasi, mediasi, arbitrase, atau gugatan. Gugatan yang baik harus jelas mengenai dasar hak dan petitum.
Batasan: tidak semua sengketa layak langsung digugat. Biaya, waktu, reputasi, dan peluang eksekusi putusan perlu dihitung sejak awal.